Cerpen

Siapa yang Bersungguh – sungguh Dia akan Berhasil (part 4)

lulus-snmptn-2014

BAB IV

LULUS

Setelah selesai dengan ujian UMPTN nya, Dia menunggu hari tersebut dengan cemas karena takut tidak lulus. Meski sudah tenang saat mengerjakan soal  itu, entah mengapa setelah ujian ketakutan itu datang. Dia mengisi hari – harinya dengan mengajar private di dekat rumah, mengaji, berdo’a, dan membaca koran di kolom lowongan kerja. Jaga – jaga jika Dia tidak lulus UMPTN.

Hari yang ditunggu  tiba, hari itu terasa sangat mengerikan baginya karena jika tidak lulus maka Dia harus menunggu satu tahun lagi aga bisa mengikuti ujian itu lagi. Kegelisahannya semakin menjadi – jadi ketika Ayah membeli koran pagi itu. Setelah membeli, Ayahnya  langsung melihat kolom pengumuman kelulusan UMPTN. Dia langsung melihat ke bagian teknik kimia dan melhat – lihat apakah ada nama anak nya atau tidak. Dia tak berani melihat pengumuman tersebut karena Ayah nya sudah melihat nya terlebih dahulu. Dia Diam di kamar, hanya zikir yang Dia bisa lakukan dan berdo’a yang tebaik. Tak lama kemudian suara panggilan Ayah nya  tedengar dari luar kamar “Dian Dian !!” panggil Ayah nya. Dia yag sedang ketakutan itu semakin menjadi – jadi karena mendengar panggilan itu seolah – olah Ayah nya sedang marah. Tak lama Dia  keluar kamar dan menyahut “kenapa yah?” Ayah nya kemudian kembali menjawab “sini kamu, lihat koran ini!” sambil memberikan koran tersebut kepada nya. Ayah nya kembali berucap “lihat lingkaran yang sudah Ayah lingkari!”. Setelah dilihatnya Dia  lemas AKHIRNYA DIA LULUSSS!! Ayah nya sengaja membuatnya ketakutan karena hanya ingin mempermainkan Dia.

Sontak kata – kata lulus itu  mengundang haru seisi rumah. Ibu nya menangis “Alhamdulillah nak, akhirnya kamu lulus.” Ujar sang Ibu, hari itu Dia kembali membuat orang tua nya bangga. Saat itu Adik nya sedang pergi ke sekolah dalam rangka ekstrakulikuler jadi tidak ikut dalam euphoria itu. Tapi setelah Adik nya pulang dan mendengar Dia lulus, Adiknya langsung mengejar kakak nya ke kamar dan mengucapkan “SELAMAT YA KAKAK.. ADIK TAHU KALAU KAKAK BISA.. SALUT SAMA KAKAK J.” Ucapan itu dibarengi dengan ciuman pipi dari Adik nya yang manis itu. Sekali lagi, Dia berhasil memenangkan pertarungan itu. Dengan segala daya dan upaya akhirnya Dia berhasil lulus di teknik kimia Universitas Sriwijaya.

Man jadda wa jada, jangan pernah berputus asa, nikmati setiap proses nya, dan jangan lupa berdo’a kepada Allah atas segala usaha yang sudah kita lakukan. InsyaAllah Allah akan bersama kita.

Sekian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s